friends

Jumat, 05 November 2010

…..sI BanGAt dan ArTI Cinta…..


Kata itu muncul begitu saja antara aku dan dia. Kata itu tidak memberikan tanda-tanda sebelumnya padaku dan padanya. Bangsat itu,

dia telah berani membuat kata itu nyata dimataku. Bangsat itu telah memperlihatkan sebuah kata yang terlalu semu didepan hidungku. Kata yang agung dan juga semu.
CINTA.
Hanya lima huruf. Bagiku dan si bangsat itu tidak mempunyai arti apa-apa. Tapi mempunyai sebuah ikatan. Padahal si bangsat itu tidak mau

membuat suatu hubungan apapun denganku. Aku pun sepertinya tidak punya keinginan untuk terikat hanya demi seorang bangsat seperti dia.
Tapi lima huruf itu mengikat kami dengan paksa. Sangat egois!
Kata itu tiba-tiba muncul dan mengikat hati kami dengan tali kawat dari baja. Sakit dan mengakibatkan kami seperti berada di dunia kami sendiri. Aku jadi tak suka. Lama-lama aku makin dekat dan merasa ingin dekat dengan si bangsat. Bahkan aku rela membiarkan semuanya menjadi miliknya. Berkali-kali aku menangis menjerit hanya gara-gara kata itu. Aku benci kata itu. Benci.
Kami makin dekat. Padahal aku tidak suka dengan si bangsat. Dia terlalu klise untuk dicintai. Dia hanya pantas dibenci. Tapi gara-gara kata itu, aku malah berbalik menyayanginya.
Kadang dalam mimpiku pun aku merindukan si bangsat. Kurang ajar sekali! Rasanya hatiku tergedor untuk bertemu dan melihat wajah si bangsat. Rasioku sama sekali diam tidak bergeming. Hanya hatiku yang diselimuti rasa yang aneh dan egois dari kata itu.
Lima huruf yang mematikan. Tidak ada yang lebih menyakitkan seperti lima huruf itu. Tidak ada yang lebih menyengsarakan hati seperti lima huruf itu. Aku tahu segalanya akan terasa perih, tapi seolah rasioku mati.
Kata yang bisa membuat jiwa raga lumpuh. Kata yang menusuk

tulang, memecahkan atom, menindas otak, dan memasung hati. Kata yang seharusnya semua orang benci. Kata yang dijadikan tameng dari segala ketakutan dan sakit neraka.
C I N T A.

Si bangsat itu sangat sering menyebut kata itu. Saat kami bercinta. Saat kami marah. Saat kami bercanda. Kebiasaan buruk yang terdengar indah di telingaku. Kebiasaan yang lebih buruk ketimbang merokok atau membunuh orang.
Aku tak ingin terbelen
ggu kekosongan dari kata-kata itu.
Aku ingin secepatnya bebas dari kurungan si bangsat. Aku ingin menghapus kata itu dari jiwa ragaku. Kata itu mengerikan dan prakteknya pun menyeramkan. Seolah aku siap diterjang dan dimakan kapan saja, oleh si bangsat atau oleh kata itu.

Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010

Ingin tahu ramalam terbaru Zodiak November 2010 Semoga jika membaca Ramalan Bintang dan Horoskop November 2010 kami akan memberikan gambaran nasib sahabat semua kedepannya, selamat membaca Zodiak November 2010:
horoscope011 Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Capricorn (22 Desember-20 Januari)
Pendiam, Rajin dan Ambisius, Materialis, Gengsi Tinggi, Suka Memerintah, Suka memperalat Orang Lain.
Fokus minggu ini, Anda harus menyelesaikan masalah Cinta. Tidak perlu menghindar dari Si Dia dengan pura-pura sibuk bekerja di kantor. Mungkin ada baiknya berpikir jernih baru memutuskan apa yang sebaiknya harus dilakukan.
Karir: Pura-pura sibuk.
Keuangan: Lunasi tagihan.
Cinta: Masalah asmara.
Pasangan Serasi : Cancer, Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces
Pasangan Tidak Serasi : Gemini, Leo, Sagittarius, Aquarius
Hari Keberuntungan : Sabtu

sagittarius Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Sagitarius (23 November-22 Desember)
Berjiwa Petualang, Pandai, Suka Kebebasan, Mandiri, Pandai Berdiplomasi, Berpandangan Luas.
Hal-hal kurang menyenangkan harus Anda alami di minggu ini. Keberuntungan sedang menjauhi Anda. Jangan memulai sesuatu dengan hal yang kurang menyenangkan. Bisa-bisa masalah sepele menjadi besar jika didiamkan saja.
Karir: Kurang senang.
Keuangan: Rugi besar.
Cinta: Tidak percaya.
Pasangan Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Hari Keberuntungan :kamis

scorpio Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Scorpio (24 Oktober-22 November)
Panjang Akal, Pendiam, Pendendam, Gigih, Tekun.
Keputusan besar sudah Anda ambil, saatnya merealisasikan rencana kamu. Jangan khawatir akan rezeki yang datang, semua sudah ditentukan Tuhan. Yang penting, kamu mendahulukan kepentingan orang tua dan saudara.
Karir: Kerja keras.
Keuangan: Dana ekstra.
Cinta: Cocok.
Pasangan Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagittarius
Hari Keberuntungan : jumat

libra Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Libra (24 September-23 Oktober):
Penuh Keraguan, Bimbang, Adil Pandai Bermuka Dua, Memiliki Naluri Yang Kuat, Mempesona.
Jangan terpaku rutinitas kerja, kerjakan dengan kegiatan dan kesibukan bermanfaat. Sesekali mengubah rutinitas dan menjalani sesuatu di luar kebiasaan. Lakukan hobi lama kamu, itu salah satu hal positif. Siapa tahu bisa dijadikan bisnis baru.
Karir: Ubah rutinitas.
Keuangan: Sumber rezeki.
Cinta: Ribut.
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces
Hari Keberuntungan : minggu

leo Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Leo (23 Juli-21 Agustus)
Suka Memimpin, Dermawan Dan Murah Hati, Penuh Gaya, Aristokratik, Congkak, Percaya Diri Tinggi.
Minggu ini kamu bersiap-siap memperkuat hubungan kerja dengan klien. Tidakmasalah jika minggu lalu terjadi kesalahpahaman. Saatnya menjalin hubungan lebih baik dan bersahabat. Pembicaraan kamu mulai kena sasaran.
Karir: Jalin relasi.
Keuangan: Raup untung.
Cinta: Pakai daya tarik.
Pasangan Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagittarius
Pasangan Tidak Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Hari Keberuntungan : Rabu

cancer Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Cancer (22 Juni-22 Juli)
Suasana Hati Tidak Menentu, Sentimentil, Setia, Penuh Perhatian, Sulit Memaafkan, Memiliki Daya Ingat Yang Kuat.
Kamu harus menyelesaikan masalah Cinta minggu ini. Saatnya menentukan pilihan, siapa yang tepat mendampingi kamu. Si Dia yang sudah sekian lama setia menjadi kekasih atau orang lain yang tinggalnya berjauhan?
Karir: Pakai logika.
Keuangan: Fokus bisnis.
Cinta: Tentukan pilihan.
Pasangan Tidak Serasi : Gemini, Leo, Sagittarius, Aquarius
Hari Keberuntungan : Sabtu

gemini Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Gemini (22 Mei-22 Juni)
Lincah, Pandai berbicara, Tidak Stabil, Mudah Berubah-Ubah, Mudah Gugup, Sangat Peka.
Bertemu relasi adalah pekerjaan pertama yang harus kamu hadapi. Siapkan diri sebaik mungkin jangan sampai kamu terlihat kurang siap. Keluarkan ilmu yang selama ini kamu pelajari. Keberuntungan terletak di usaha Anda tersebut.
Karir: Siapkan diri.
Keuangan: Ada tagihan.
Cinta: Jalin hubungan.
Pasangan Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Hari Keberuntungan : kamis

 Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Taurus (20 April-20 Mei)
Keras Kepala, Materialistis, Pasif, Ramah & Sabar, Praktis dan Setia, Memiliki Jiwa Toleransi.
Sebenarnya kamu termasuk pribadi berani, pantang menyerah, dan selalu semangat.Sayangnya di minggu ini perubahan drastis terjadi. Ada masalah keluarga yang mempengaruhi kehidupan. Bisa ditebak, kamu kurang konsentrasi saat bekerja.
Karir: Berubah drastis.
Keuangan: Lumayan.
Cinta: Hidup tenang.
Pasangan Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagittarius
Hari Keberuntungan : Rabu

aries Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Aries (21 Maret-19 April):
Agresif, Energik, Impulsif, Berjiwa Pemimpin, Tidak Sabaran, Egois, Cepat Emosi.
Jangan menyimpan sikap tertutup karena akan menyusahkan diri sendiri. Lebih baik mencoba membuka diri dengan orang lain. Orang tidak bakal tahu apa kesulitan kamu, jika Anda tidak terbuka. Lakukan kerjasama dengan rekan kerja.
Karir: Menuai pujian.
Keuangan: Ada modal.
Cinta: Pisah sementara.
Pasangan Serasi : Gemini, Leo, Aquarius, Sagittarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces
Hari Keberuntungan : Sabtu

pisces Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Pisces (20 Februari-20 Maret)
Memiliki Sisi Manusiawi Yang Besar, Penuh Cinta, Praktis, Suka Mengkhayal.
Bekerja dengan semangat dan niat baik, hasilnya pasti memuaskan sesuai tujuan awal. Jangan pedulikan orang-orang yang iri dengan keberhasilan kamu. Yang lebih penting adalah memikirkan kemajuan karier dibanding masalah kecil.
Karir: Karier maju.
Keuangan: Tunggu saatnya.
Cinta: Ragu-ragu.
Pasangan Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Hari Keberuntungan : selasa

aquarius Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Aquarius (20 Januari-20 Februari)
Tenang, Obyektif (Tidak Memihak), Jenius, Penuh Ide, Cepat Mengerti.
Sudah waktunya kamu menampilkan diri jangan selalu berdiri di belakang layar. Keahlian kamu memang layak diperhitungkan jangan sampai orang menganggap kamu biasa-biasa saja. Terima saja tantangan yang diberikan atasan.
Karir: Terima tantangan.
Keuangan: Kritis.
Cinta: Dapat pujian.
Pasangan Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagittarius
Pasangan Tidak Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Hari Keberuntungan : minggu

virgo Ramalan Zodiak Minggu Ini November 2010
Zodiak Virgo (22 Agustus-23 September)
Praktis, Analistis, Kritis, Berkepala Dingin Dan Logis, Rajin, Sederhana.
Urusan kantor sangat menguras tenaga dan pikiran kamu. Ada baiknya minta bantuan bawahan agar mengatur rencana kerja kamu. Tidak seharusnya kamu melakukan semua pekerjaan. Butuh istirahat. kamu tidak mau, dirawat, kan?
Karir: Kuras tenaga.
Keuangan: Berhenti belanja.
Cinta: Ada konflik.
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Hari Keberuntungan : kamis

Mengenal 10 Kesalahan Ketika Seseorang Jatuh Cinta

Banyak orang yang bertanya-tanya kesalahan apa yang dilakukan sehingga setiap kali menjalin cinta selalu berakhir dengan kegagalan. Jatuh cinta memang berjuta rasanya.
Tidak jarang orang yang sedang jatuh cinta melupakan hal-hal mendasar yang sebetulnya penting untuk diperhatikan.
Ada baiknya memang mengkaji ulang semuanya dan belajar dari kesalahan yang telah dilakukan agar hubungan cinta yang barunya nanti akan bisa berjalan dengan baik.
Berikut ini 10 kesalahan yang kerap dilakukan ketika seseorang jatuh cinta
1. Menciptakan hubungan asmara tanpa membangun persahabatan dengannya.
Kala sedang jatuh cinta, kita tentu akan merasakan perasaan sayang yang sangat mendalam. Tapi yang perlu diingat, jangan lupa luangkan waktu sedikit banyak untuk mengetahui atau memperhatikan apa yang sesungguhnya ia inginkan atau ia perlukan. Sisihkan waktu untuk mempelajari kepribadiannya dan bukan hanya fisik semata
2. Tidak jujur kepada diri sendiri.
Seringkali orang yang sedang jatuh cinta memberikan batas toleransi yang berlebihan kepada pasangan. Mereka berpura-pura seolah-olah sikap pasangan bukan merupakan gangguan yang besar pada diri mereka atau mereka berharap agar masalah itu selesai seiring dengan berlalunya waktu. Segala kesalahan-kesalahan yang diciptakan pasangan juga bukan sebuah persoalan besar yang padahal ini sewaktu-waktu akan menjadi bom waktu yang akan membuat hubungan tersebut tidak lagi berjalan normal.
3. Kurang memperhatikan diri sendiri selama menjalin hubungan asmara.
Banyak orang yang lupa memperhatikan dirinya sendiri selama menjalin hubungan asmara. Kebanyakan orang yang sedang dimabuk cinta ingin selalu berduaan dengan kekasihnya. Sebentar-bentar rasa kangen mendera. Meski sudah menelpon dan juga bertemu beberapa waktu kemudian seakan lupa dan ingin sekali bertemu. Akibatnya orang-orang di sekitar mereka merasa diabaikan sehingga lambat laun tanpa mereka sadari teman-teman pun menjauh. Ini mempunyai akibat yang buruk di masa mendatang. Kita akan dicap kuper dan bila kita sedang jenuh bersama sang kekasih, tidak ada seorang teman pun yang bersama dengan kita.
4. Menggantungkan kebahagiaan diri kita ke pasangan.
Jika selama ini kita berpikir bahwa kebahagiaan kita bergantung pada pasangan, maka kita salah. Kita boleh jatuh cinta pada siapa saja namun tidak berarti bahwa orang tersebut dapat membuat kita bahagia. Kebahagiaan diri kita bergantung pada kita sendiri dan jangan sesekali kita memusatkan seluruh hidup dan perhatian hanya pada satu orang saja karena jika demikian, berarti kita telah menutup wawasan dan kesempatan untuk menjadi lebih baik bagi diri kita sendiri.
5. Cinta membutuhkan waktu.
Seringkali seseorang lupa akan point yang penting ini. Cinta selalu membutuhkan waktu, baik untuk mengenal maupun untuk bertumbuh. Terlalu cepat memulai suatu hubungan berakibat kurang baik karena mungkin kita belum mengenal dengan baik karakter pasangan. Karena itu sebaiknya beri waktu yang cukup bagi diri sendiri untuk mengenal pasangan.
6. Terlalu fokus pada sex.
Kita harus menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang senang menjadi objek sex. Jangan jadikan sex sebagai prioritas suatu hubungan, sebaliknya jadikan sex hanya sebagai pemanis dalam hubungan berdua (dengan catatan sex hanya boleh di lakukan bagi mereka yang sudah terikat oleh pernikahan). Terlebih pasangan mana yang ingin calonnya sudah rusak. Fokuskan perhatian kita dalam membangun jalinan asmara yang solid bersamanya. Buatlah rencana yang jelas untuk masa mendatang.
7. Berkencan tanpa tujuan yang jelas.
Kencan memang merupakan aktivitas yang seru dan menyenangkan, namun jika kita tidak mempunyai tujuan yang jelas dan tidak tahu apa yang kita cari atau kita inginkan maka cepat atau lambat hal ini akan membuat diri kita menjadi lelah baik secara fisik maupun mental. Jadi lebih baik tentukan dahulu apa yang kita cari dari suatu hubungan asmara dan apa yang kita inginkan dari calon pasangan.
8. Tinggalkan prinsip bahwa sex dapat menyelesaikan semua masalah.
Walaupun kamu bersedia menyerahkan diri seutuhnya kepada pasangan, tidak menjamin bahwa pasangan akan setia atau tidak akan meninggalkan kita. Segera ubah pola pikir kita. Jangan biarkan diri kita dibodohi dengan iming-iming jika kita bersedia melakukan hubungan sex maka pasangan akan semakin mencintai kita. Itu justru membuktikan bahwa pasangan tidak mencintai kita dan hanya menginginkan kesenangan semata.
9. Memprioritaskan kecantikan fisik.
Ini juga merupakan salah satu hal yang kerap terjadi. Umumnya kecantikan fisik menduduki skala prioritas utama dari pada kecantikan batin. Padahal kecantikan batin jauh lebih bermanfaat dan tahan lama.
10. Kembali melakukan kesalahan yang sama.
Pernahkah kita mengintrospeksi diri mengenai kegagalan asmara kita di masa lalu? Sebelum memulai hubungan yang baru, ada baiknya kita mengintrospeksi diri dan melihat kembali dimana kesalahan kita. Dengan mengetahui letak kesalahan, kita dapat belajar untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

Kamis, 04 November 2010

  **COWOK IDAMAN**
 
 
Vina senang sekali Arif datang ke rumahnya. Cowok yang sudah lama ditaksirnya itu datang untuk mengerjakan tugas kelompok dari guru Bahasa Indonesia mereka. Tentu saja Arif tidak datang sendiri, tapi bersama-sama teman sekelas lainnya. Walau begitu Vina tetap senang, paling tidak cowok keren itu kini tahu alamat rumahnya.
Setalah dua jam lebih membuat tugas naskah drama, Vina dan teman-temannya bersantai di teras depan. Vina memberi teman-temannya itu kue-kue kering dan sirup dingin.

“Wah, nggak usah repot-repot Vin,” kata Andi. Tapi ketika ia berkata itu tangannya sudah menyerobot mengambil segelas sirup dan langsung meminumnya hingga tingal separuh.
“Iya Vin, nggak usah repot-repot.... keluarkan saja semuanya,” sahut Boni menyambung canda temannya. Ia pun mengambil segelas sirup.

“Ah, kalian ini bikin malu saja,” gerutu Neni melihat tingkah keduanya.
Vina tidak menanggapi kelakar dua badut kelas mereka itu. Ia malah memperhatikan Arif yang dari tadi diam saja. Cowok ini memang tidak banyak bicara, kesan cool begitu. Inilah yang membuat banyak cewek yang naksir, termasuk Vina.


“Ayo Rif, diminum,” kata Vina menyodorkan segelas sirup pada Arif.
“Wah, cuma Arif aja nih yang ditawarin minum,” goda Andi.
“Kalo kamu kan nggak perlu ditawarin udah langsung ambil sendiri, Ndi,” sahut Vina sewot.
“Maklum deh Vin. Andi kan cemburu tuh,” Boni ikut nimbrung.
Wajah Andi bersemu merah karena kata-kata Boni. Tak terdengar lagi suaranya. Memang selama ini ia diam-diam menaruh hati pada Vina.

Sedang asik kelimanya menikmati kue-kue kering sisa lebaran kemarin dan sirup dingin, seekor kucing gendut keluar dari dalam rumah.
“Sini manis,” pangil Vina melihat hewan peliharaannya datang.
Manis menurut dan berjalan ke arah Vina, lalu tidur di pangkuan tuannya. Vina mengelus-elus kucing kesayangannya itu.

“Gemuk sekali kucingmu Vin,” kata Neni.
“Iya..... mirip....,” sahut Boni sengaja menggantung kata-katanya.
“Kamu ini Bon, suka sekali mengejek Rina gendut. Biar jelek-jelek gitu kan dia teman kita juga,” sambung Andi.
“Jangan nuduh sembarangan dong Ndi. Aku mau bilang mirip Garfield kog,” bantah Boni.
Vina dan Neni tertawa dibuatnya. Arif pun terlihat tersenyum sedikit. Vina yang sempat melihat sekilas langsung terpikat. Tambah keren saja kalau dia tersenyum begitu pikirnya.
“Si Manis gendut begini lagi hamil,” jelas Vina akhirnya.
“Nah, kali ini kamu nggak bisa mungkir lagi Bon. Ayo tanggung jawab,” langsung saja Andi bersuara, takut didahului Boni.

“Enak aja. Masak aku yang bertangungjawab, kamu kan juga terlibat,” balas Boni.
Kembali Vina dan Neni tertawa, kali ini lebih keras. Arif yang tadinya hanya tersenyum, kini ikut tertawa kecil hingga gigi-giginya yang putih terlihat. Duh kerennya, gumam Vina dalam hati.

***

Dua minggu kemudian Arif kembali datang ke rumah Vina. Kali ini cowok itu datang sendiri dan bukan karena ada tugas kelompok. Katanya sih mau meminjam catatan fisika Vina.
Mula-mula Vina heran, karena biasanya teman-teman sekelas selalau meminjam catatan pada Irma, yang rajin mencatat bahan pelajaran. Makanya kemudian dia mulai menduga-duga, jangan-jangan Arif naksir aku ya? Vina jadi ge-er sendiri.

“Ini catatannya Rif,” kata Vina menyerahkan buku tulis yang bersampul pink itu pada Arif. Arif menerimanya dan membolak-balik isinya.
“Bisa kebaca nggak? Maklum tulisan dokter,” canda Vina lagi.
“Kebaca kog, tulisanmu lebih mending daripada tulisanku. Tulisanku malah mirip tulisan dokter hewan, jadi kayak cakar ayam,” sahut Arif.
Vina tertawa mendengar canda Arif. Ternyata kalau hanya berdua saja, cowok ini bisa juga melucu.
“Si Manis mana Vin?”

“Oh, tadi kayaknya lagi tiduran di belakang rumah. Kenapa? Kangen?”
“He... he.... kangen juga dikit. Kapan melahirkannya? Udah tau mau dibawa ke rumah sakit mana?”
“Sekitar dua minggu lagi. Belum tau mau melahirkan di rumah sakit mana. Punya saran nggak? Kamu kan dokter hewan Rif,” Vina membalas canda Arif.
Senang sekali Vina, ternyata Arif tidak ‘sedingin’ yang terlihat selama ini.
“Nanti aku kasih alamat praktekku deh,” jawab Arif dengan tampang sok serius. Vina tertawa dan Arif pun terlihat ceria. Kemudian keduanya terlihat aik ngobrol dan sesekali diiringi suara tawa.

***

Sepuluh hari kemudian Si Manis melahirkan. Ada tiga anaknya. Yang pertama berbulu coklat dan putih mirip ibunya, yang satu lagi hitam dan putih, dan yang terakhir (menurut Vina yang paling imut) bulunya terdiri dari tiga warna yaitu coklat, hitam dan putih.
Keesokan harinya segera saja berita itu diberitahukannya pada Arif.
“Rif, Si Manis sudah melahirkan.”

“Berapa ekor anaknya?” tanya Arif terlihat antusias.
“Tiga ekor, lucu-lucu deh Rif. Imut-imut banget.”
“Kapan aku boleh bezuk, penasaran juga liat anak Si Manis. Mirip Andi atau Boni ya?”
Sore harinya yang telah dijanjikan, Arif datang ke rumah Vina. Kali ini ia membawa sebatang coklat.
“Buat Si Manis,” begitu kata Arif.
“Duh, Si Manis nggak suka coklat Rif.”
“Kalo begitu buat tuan aja deh.”

Vina tertawa sambil menarik Arif ke dalam rumah dan membawanya ke tempat Si Manis dan anak-anaknya berada. Anak-anak kucing itu ternyata lagi menyusu pada induknya.
“Lucu-lucu kan Rif?”

“Iya, imut-imut sekali. Sayang nggak kelihatan wajahnya, jadi nggak kelihatan mirip Andi atau Boni.”
“Ah, kamu ini bercanda melulu,” kata Vina seraya mencubit lengan Arif dengan gemas.
“Duh,” Arif mengaduh dan coba balas mencubit, tapi Vina cepat-cepat menghindar. Keduanya kemudian tertawa, terlihat akrab sekali.

***

Sebulan kemudian. Sehabis magrib, Vina terlihat berdan habis-habisan di kamarnya. Kamar yang bisanya rapi itu kini jadi berantakan, kata orang dulu sih mirip kapal pecah. Pakaian-pakaian yang sudah dicobanya berserakan di lantai dan tempat tidur. Ada apa rupanya?

Oh... oh ternyata ‘pangeran’nya mau datang malam ini. Pangeran? Ya, siapa lagi kalau bukan Arif. Walaupun bukan malam minggu, tapi ini pertama kalinya Arif datang malam hari ke rumah Vina. Biasanya cowok itu selalu datang sore hari. Jadi harus disambut dengan berpenampilan sebaik mungkin, begitu pikir Vina.
Ketika asik berdandan di depan cermin, terdengar bel berbunyi.

Ting .....tong ...... ting ...... tong....
Vina mendengar langkah kaki dan kemudian suara ibunya yang membukakan pintu. Tak lama kemudian pintu kamarnya diketuk.

“Vin, ada temanmu datang,” beritahu ibu dari balik pintu.
“Ya Bu. Sebentar,” sahut Vina dengan suara agak keras.
Sebelum keluar dari kamar, sekali lagi Vina memastikan penampilannya. Setelah yakin sudah sempurna barulah ia membuka pintu dan melangkah ke teras depan. Di sana Arif sudah menunggu. Cowok itu terlihat gagah dengan jaket kulit hitam yang dikenakannya. Di balik jaket itu ia mengenakan kemeja biru, senada dengan warna celana jeans yang dipakainya.
“Hai Rif,” sapa Vina.
“Hai,” sahut Arif.

“Mau kemana Vin, rapi sekali?” tanyanya.
“Ah, nggak kemana-mana,” jawab Vina salah tingkah.
“Sebentar ya, aku ambilkan minuman dulu,” kata Vina lagi untuk menutupi rasa ‘salting’-nya itu.
Sekitar sepuluh menit Vina kembali dengan membawa suguhan. Kali ini agak istimewa, bukan kue kering yang dibawanya melainkan sepotong kue tart dan segelas sirup dingin.
“Wah, siapa yang ulang tahun nih, Vin?”
“Ah, nggak ada. Cuma lagi iseng aja belajar buat kue tart. Cobain deh Rif, mudah-mudahan enak, maklum baru belajar.”

“Hm, enak Vin,” puji Arif setelah mencicipi kue tart buatan Vina.
Vina jadi berbunga-bunga hatinya mendengar pujian sang cowok idaman.
Seperti biasa kalau keduanya bertemu, obrolanpun mengalir begitu saja. Mulai dari kisah-kisah sekolah, gosip selebritis hingga masalah dunia mereka bicarakan. Sampai suatu ketika Arif terlihat ingin mengatakan sesuatu.
“Vin, aku mau ngomong nih sama kamu,” ujar Arif.
Melihat perubahan sikap Arif yang mendadak serius, Vina jadi menduga-duga dalam hati. Mungkinkah malam ini Arif akan ‘menembak’ diriku alias menyatakan cintanya?
“Mau ngomong apa sih Rif. Kayaknya serius banget?”
Arif terdiam sebentar, seperti mencari kata-kata yang tepat.
“Begini Vin, aku mau.....,” kata Arif terputus.
Vina hanya diam saja, tapi dalam hati ia bersorak. Ayo terus Rif, ungkapkan saja isi hatimu. Aku tak akan menolak kalau kamu minta aku jadi pacarmu.
“Aku mau minta sesuatu sama kamu, Vin.”
Minta sesuatu? Vina jadi bertanya-tanya dalam hati. Mungkin maksud Arif mau minta hatiku kali ya?
“Minta apa Rif?” tanya Vina penasaran.
“Begini Vin, dua hari lagi kan ulang tahun adik sepupuku,” jelas Arif.
Lho , kog jadi melenceng soal sepupu Arif? batin Vina.
“Terus kamu mau minta apa Rif?” tanya Vina agak patah semangat.
“Sepupuku itu suka kucing Vin. Jadi aku ....”
“Kamu mau minta anaknya Si Manis ya?” Vina langsung sadar arah pembicaraan Arif.
“Eh, iya Vin. Itupun kalo kamu nggak keberatan.”
“Ya, boleh aja Rif. Apa sih yang nggak boleh buat kamu.”
“Duh. Makasih banget lo Vin. Kamu baik deh.”
“Udah, nggak usah muji-muji segala. Yuk, kita ambil ke belakang,” kata Vina seraya bangkit dari duduknya. Arifpun mengikutinya dari belakang.

Setelah malam itu Vina masih berharap suatu saat Arif akan menyatakan cintanya. Harapannya baru pupus ketika Mita, teman sekelasnya ber-infotaiment ria di kantin sekolah.
“Ternyata Arif sudah punya pacar loh.”
“Siapa Mit?” tanya Ranti yang selama ini juga naksir Arif.
Vina yang ikut mendengar hanya diam saja.

“Tika, teman SMP-ku dulu. Aku baru tau waktu diundang ke pesta ulang tahunnya kemarin,” jelas Mita.
“Eh, kalian tau nggak hadiah yang diberikan Arif buat Tika? Romantis sekali deh,” sambung Mita lagi.
Vina tanpa sadar langsung bersuara, “Anak Kucing!”
Mita kaget dan menatap Vina dengan heran. Kog kamu tau Vin?”
“Ya, tau lah. Aku aku kan masih ada hubungan darah dengan mama Loren,” jawab Vina ngawur sok cuek menyedot es jeruknya hinga habis.

Rabu, 03 November 2010

**BIARKAN CINTA ITU PERGI**

"Kenapa kamu berubah,an ?,”tanyaku penasaran.Tak terasa sudah sepuluh menit berlalu aku dan lelaki ini hanya berdiam diri didalam kelas.Lelaki inilah yang telah menemani hari-hariku selama satu tahun lebih.Dia bernama Ian.          Satu menit dua menit bahkan tiga menit berlalu tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut lelaki ini.Ingin rasanya aku berteriak tapi mulut ini tak dapat berkata-kata.          “Jawab an!,”kataku lemas seraya memohon          “Aku bingung Dev!,”jawab Ian          “Bingung ? kenapa?”Ian pun kembali terdiam,diam seribu bahasa.Aku menatap wajahnya tanpa kusadari pandangan matakupun tengah beradu dengannya.          “Aku takut kata-kataku ini melukai hatimu Dev!,”kata Ian           “Dengan kamu berdiam diripun itu sudah melukai hatiku An,”jawabku terisak          “Jujur aku masih menyayangimu Dev,tapi aku tak bisa meneruskan hubungan ini,”sahut Ian Mendengar jawaban itupun aku tertegun.Ada sesuatu yang menetes dipipiku. Aku menangis.Dengan segera aku menghapus air mata itu.          “Kenapa An?Apa karena Laras?,”tanyaku penasaran          “Laras?Dari mana kamu tau itu?,”tanya Ian kebingunganLaras adalah adik kelas Ian dulu sewaktu SMP.Minggu lalu aku tidak sengaja melihat Ian sedang pergi bersama Laras di sebuah mall.Sejak itulah aku merasa curiga dengan Ian,dan semenjak itulah sikap Ian berubah terhadapku.          “Jadi benar tentang semua ini?Jadi benar semua ini karena Laras?Kenapaa………” Belum selesai aku berkata-kata Ian berteriak ke arahku.          “Devi dengarkan aku!Kalau semua ini memang harus berakhir ini semua bukan karena Laras atau siapapun.Aku sadar aku gak mungkin menaykitimu lebih dari ini Dev!”Aku hanya bisa terdiam mendengar kata-kata itu.Kata-kata yang benar-benar mencengankan telingaku.          “Karena aku sayang kamu Dev,aku harus nglakuin semua ini.Ini juga demi kamu!,”kata Ian          “Demi aku An ? Apa maksudnya?,”tanyaku heran          “Suatu saat pasti kamu bakal ngerti,”jawabnya putus asaSuasanapun kembali sepi,masih terngiang-ngiang jelas semua kata-katanya.Setelah berpikir dan berdiam cukup lama mungkin memang benar smua kata-katanya.Mugkin hubunganku dengannya memang harus berakhir disini.          “Kalau semua ini demi aku apa kamu bahagia dengan ini ?”,tanyaku           “Mungkin iya bahkan mungkin juga enggak.Tapi aku akan selalu mencoba bahgia denagn ini semua,”jawabnya          “Hmmm……kalau semua ini demi aku dan semua ini juga bikin kamu bahagia…Ok kita putus.Aku juga gak mau maksian perasaanmu ke aku lebih dari ini!,”kataku lirihTiba-tiba tangannya meraih tanganku,pandangan mata kamipun kembali beradu.          “Maafkan aku Dev,tapi ini demi kita!,”katanya sambil tersenyum. Senyuman itu mungkin senyum terakhir kali,genggaman serta tatapan matanya pun mngkin jadi yang terakhir kali.Tak kuat rasanya aku menahan air mata ini lagi.Segera aku melepaskan genggaman tangannya dan bergegas meninggalkannya.Samar-samar aku mendengar Ian berteriak : “AKU SAYANG KAMU DEV !” Tak kuhiraukan lagi perkataannya walaupun dalam hati aku juga berteriak : “Aku juga sayang kamu!”Mungkin ini memang jalan yang terbaik untukku dan Ian.Dan mungkin memang benar aku harus membiarkan Cinta itu pergi dari hatiku untuk selamanya